Saturday, 10 October 2020

Mental Health pada Generasi Z

Pengertian Mental Health

Kesehatan mental adalah dimana manusia merasakan ketentraman dan kesejahteraaan dalam hidupnya.Jika seseorang memiliki mental yang sehat,ia dapat mengembangkan potensinya lebih baik dan dapat mengatasi tekanan dari sekitar serta dapat berkontribusi pada pola kehidupan sosial dan budaya

3 Komponen Mental Health

Tiga komponen utama dalam kesehatan mental yaitu pikiran,emosional dan spiritual.Ketiganya harus berjalan beriringan secara seimbang dengan kondisi yang baik.Pikiran yang sehat mencerminkan tujuan hidup yang terarah,dikatakan memiliki emosi yang sehat jika dapat membuat segala keputusan dengan emosi yang tenang,tidak menggebu-gebu dan terburu-buru.,Serta spiritual yang sehat mencermikan sikap bersyukur,optimis dan yakin bahwa segala masalah dapat diatasi.

Pentingya Menjaga Mental Health

Dalam kehidupan ada kalanya pasti kita merasakan perasaan yang silih berganti,kadang senang,sedih,kecewa bahkan marah.Itu semua berkaitan dengan batin,watak dan perasaan kita sebagai manusia.Batin,watak dan perasaan yang saling berkaitan itu adalah mental.Maka dari itu kita penting untuk menjaga kesehatan mental.karena kesehatan mental itu sangat berpengaruh terhadap kepribadian,psikis,dan sikap kita didalam hidup berdampingan dengan masyarakat. Kesehatan mental juga mempengaruhi pola pikir dan cara berperilaku seseorang.Dengan mental yang sehat seseorang dapat lebih memaknai kehidupannya dan merasa bersyukur atas apa yang dia capai,mudah dalam menangani stres,dan membuat pilihan yang tepat untuk hidupnya serta dapat memilih setiap alternatif dan solusi terhadap masalah yang dihadapinya.

Mental Health pada Generasi Z

Generasi Z saat ini lebih mudah dalam memliki gangguan kesehatan mental.Menurut data dari American Psychological Association (APA) tahun 2018 berjudul “Stress in America: Generation Z”, anak muda usia 15 sampai 21 tahun adalah kelompok manusia dengan kondisi kesehatan mental terburuk dibandingkan dengan generasi-generasi lainnya.91 persen generasi Z mempunyai gejala-gejala emosional maupun fisik yang berkaitan dengan stres, seperti depresi dan gangguan kecemasan.

 

Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan kesehatan mental pada generasi Z terdiri dari 2 faktor,yaitu faktor internal dan faktor eksternal.Faktor internal biasanya disebabkan dari dalam dirinya sendiri seperti kurang dapat beradtasi terhadap perubahan dalam lingkungannya,bawaan genetik dari keluarga yang mengidap gangguan mental dan merasa kurang dapat bersaing karena tidak ada dukungan dari orang terdekat.Sedangkan faktor eksternal disebabkan oleh faktor yang berasal dari luar dirinya,seperti mendapat intimidasi/ancaman,bullying,kurang perhatian dan kasih sayang,dan juga pengaruh perkembangan teknologi seperti gadget yang menjadikan tidak sedikit generasi Z kecanduan yang berdampak pada ketergantungan dan akhirnya menjadi depresi.Dengan maujunya perkembangan teknologi juga memudahkan dalam bersosial media yang kadang disalahgunakan untuk hal yang negatif, memberi komentar negatif,mengintimidasi,dan menyebarluaskan keburukan orang lain ke publik.

Tanda-Tanda Gangguan Mental Health

1.Cenderung agresif,mudah marah atau tidak dapat mengendalikan emosi

2.Menarik diri dari lingkungannya (Menyendiri,murung dan tidak mau diusik)

3.Tidak mau bekerja sama dengan orang lain

4.Tidak percaya diri

5.Sulit memecahkan masalah dan mengalami hambatan dalam merencanakan masa depannya

6.Tidak mau mendengarkan pendapat orang lain (apatis)

Pencegahan gangguan mental health

Sebelum mengalami gangguan mental health,kita dapat mencegahnya dengan berbbagai cara,yaitu

1.Selalu berpikir positif dengan menyayangi diri sendiri,menerima kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri kita.

2.Menjaga hubungan yang baik dengan orang lain

3.Menerima setiap masukan dari orang lain

4.Melakukan kegiatan yang berguna,seperti belajar,berolahraga,mengembangkan bakat dan hobbi dan berorganisasi

5.Mendekatkan diri dengan Tuhan (Beribadah)

6.Menggunakan gadget dengan bijak.

Solusi dalam penanggulangann Gangguan Mental Health

1.Jika mengalami masalah yang rumit dan tidak juga menemukan solusi alternatif  dari masalah tersebut,sebaiknnya dibicarakan dengan orang terdekat

2.Berkonsultasi dengan psikolog jika diperlukan

3.Orang terdekat memberi support dan dukungannya misalnya jika seseorang yang mengalami gangguan tersebut merasa tertekan sebaiknya diberi support

4.Diarahkan lebih dalam ke segi agama,pendidikan,dan bersosialisasi

5.Orang yang memiliki gangguann mental juga harus merubah pola hidupnya menjadi lebih baik dan sehat

6.Tidak membully dan mengucilkannya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Love My Self

 

Mencintai Diri Sendiri

Mencintai diri sendiri berarti menerima diri kita  apa adanya,menghargai diri kita sendiri dan membahagiakan diri sendiri agar dapat menjadi diri sendiri.Apabila kita tidak mencinntai diri sendiri maka akan berdampak pada kurangnya kepercayaan pada diri kita.Terkadang untuk mencintai diri sendiri lebih sulit dibandingkan mencintai orang lain.Kita sibuk dalam memahami dan membahagiakan orang lain tanpa memikirkan kebahagiaan kita sendiri.Hal ini menyebabkan kita menjadi minder dan tidak percaya diri karena kita sendiri belum memahami diri sendiri dan menemukan kebahagiaan pada diri kita.

Banyak hal yang dapat membuat kita tidak mencintai diri sendiri,misalnya karena kita menetapkan standar yang tinggi untuk diri kita sendiri,terpacu untuk lebih baik dari orang lain,kesal pada diri sendiri karena tidak berhasil dalam suatu pencampaian yang ingin dicapai,juga karena tidak puas dengan penampilan fisik kita sehingga kita membandingkannya dengan orang lain.Kita terlalu sibuk untuk membandingkan diri kita,tidak puas dengan keadaan diri kita apa adanya,hingga akhirnya tidak dapat memaknai jati diri kita yang sebenarnya dan bersembunyi dibalik topeng karena tidak dapat menjadi diri sendiri.

Kecewa jika tidak mendapatkan apa yang kita capai seharusnya jangan menjadi alasan kita tidak mencintai diri sendiri.Namun jadikan itu menjadi pelajaran dan evaluasi diri kita untuk mengembangkan diri kita menjadi lebih baik lagi.Gagal itu hal yang wajar janganlah terlarut pada kegagalan.

Padahal jika kita tidak melihat itu semua,kita dapat menemukan warna dalam diri sendiri,tidak usah membandingkan diri kita dengan orang lain karena kita pastinya memiliki kelebihan yang lain,belajar lah untuk memahami dirimu sendiri karena mencintai diri sendiri adalah kunci dari menjalani hidup kedepannya dengan tentram dan bahagia.Jika masih belum bisa mencintai diri sendiri teruslah mencari alasan kenapa harus mencintai diri sendiri,jika sudah mendapatkan alasannya cobalah menerima dirimu sendiri baik kita dimasa lalu masa sekarang dan masa depan, lalu berilah penghargaan pada diri kita sendiri

Dengan mencintai diri sendiri kita dapat fokus pada diri kita sendiri untuk memanfaatkan waktu dengan baik dalam menjadikan diri kita lebih baik lagi kedepannya dan kita dapat memfokuskan diri kita pada impian yang ingin kita capai.Jika kita dapat menerima diri kita sendiri dan menjalankan segala kegiatan dengan sepenuh hati tentunya akan menghasilkan  hal yang baik yang dapat menjadi langkah awal dalam kesuksesan kita.Tentunya dengan menerima diri kita sendiri  kita dapat lebih mudah dalam membangun hubungan dengan orang lain sehingga kita dapat memiliki relasi yang luas.

                               *I’m Learning How To Love My Self*

Maka dari itu kita harus mulai untuk mencintai diri kita sendiri.Berikut ini saya akan memberikan beberapa tips untuk mencintai diri sendiri.

·     Tips Mencintai Diri Sendiri

1.Mengetahui kelebihan dan kelemahalan diri kita

Setelah kita mengetahui kelebihan dan kekurangan kita,terlebih dahulu kita berusaha untuk selalu berusaha meningkatkan kelebihan yang kita miliki sehingga orang lain tidak melihat kelemahan-kelemahan kita karena kita selalu menjunjukkan kelebihan dan potensi diri kita.Kelemahan yang ada pada diri kita sebaiknya harus kita ketahui dengan benar sehingga kita bisa menerimanya dan berusaha agar kita dapat menghilangkan atau mengurangi kelemahan tersebut karena akan menghambat maksud dan tujuan kita untuk maju.

2.Memperhatikan dan membahagiakan orang lain tanpa mengorbankan kebahagiaan kita sendiri

Jika kita terlalu fokus untuk membahagiakan orang lain tapi lupa dengan kebahagiaan diri sendiri kadang akan membuat kita kecewa.Rasa kecewa itu bisa dikendalikan jika kita melakukan sesuatu dengan tulus dan benar menurut pandangan kita.Sesuatu jika dilakukan dengan tulus maka kita akan mendapatkan kebahagiaan bagi diri kita.

3.Jangan terlalu memikirkan pandangan negatif dari orang lain

Jika kita terlalu memikirkan pandangan orang lain akan membuat kita ragu untuk melakukan sesuatu yang kita inginkan atau  harapkan dan juga dapat menghambat kita untuuk maju.Maka dari itu pandangan negatif itu tidak harus kita tanggapi,namun jadikan lah itu sebagai pemacu diri untuk menjadi yang lebih baik

4.Bergaul dengan orang-orang yang positif

Jika kita bergaul dengan orang orang yang positif atau orang baik,kita juga akan tertular energi positif untuk mengikuti jejaknya dan terpacu untuk belajar dari pengalaman dan pengetahuannya.

Mental Health pada Generasi Z

Pengertian Mental Health Kesehatan mental adalah dimana manusia merasakan ketentraman dan kesejahteraaan dalam hidupnya.Jika seseorang mem...